in fear 2 [tamat]
sebagai orang Indonesia, harusnya bom dan ancaman-ancamannya nggak aneh lagi.
beberapa hari yang lalu, sepulang kerja, langsung ke stasiun.
kalo biasanya nyampe stasiun nggak pernah klop jadwalnya alias harus nunggu beberapa menit,
kali ini pas, 2 menit lagi kereta jalan.
setelah lari tergopoh-gopoh, turun eskalator lelompatan, dan langsung masuk gerbong, tanpa sempet milih-milih
mau duduk dimana, ah, lumayan juga yang penting nggak missed, daripada nunggu 10 menit lagi.
nah, begitu duduk, siap-siap menyamankan diri dengan beberapa alat bantu kecuekan di kereta,
ipod lamat-lamat, majalah, dan kacamata hitam sudah pada tempatnya masing-masing, mata terganggu dengan percakapan
4 orang [tidak mengenal satu sama lain], tentang sebuah tas. mata mereka mengarah ke titik yang sama.
ternyata oh ternyata, mereka ngomongin tentang tas yang tergeletak begitu aja, tak ada pemiliknya.
sebagainya kota yang katanya jadi salah satu sasaran bom alqaeda, tentunya mereka parno setengah mati.
ditambah lagi dengan kampanye-kampanye di public transport, seperti "if you see something, say something", terutama buat unattended bag, gerak gerik mencurigakan, dll.
sebagainya anak Jakarta [loh?], tadinya yang mau nyantai aja sambil dalam hati bilang, "ah bom mah biasa!", jadi serem juga.
beberapa bom yang udah kejadian di Jakarta, sejauh ini, memang belum ada dampak langsung, karena emang nggak ada di tempat kejadian, dan waktu itu nggak ikutan nengok ke tempat kejadian. jadi berempati dari kejauhan aja.
tapi kali ini, si tas tak bertuan itu, beneran cuman berjarak nggak lebih dari 5 meter.
kalo beneran bom dan meledak, agak kurang lucu juga.
tapi sempet merasa semua indera, ngebayangin kalo itu beneran bom yang bakal meledak kurang dari 10 menit ke depan dan dekat sekali jaraknya. sambil berfantasi, sambil setengah pikiran sadar di kenyataan. oh belum, belum meledak. oh bakalan turun, 2 stop lagi.
dan lagi asik mikirin, duh bakalan meledak sebelum nyampe stasiun gue atau nggak sih?
kalo iya, mesti ngirim sms nih. kalo nggak, ntar koran-koran itu kurang berita.
kalo beneran bakalan mati karena bom, duh gimana ya.
tiba-tiba seorang petugas security pun muncul dan "ngejemput" tas itu.
tapi tetep tas itu ada di dalam kereta.
kalo meledak pas dia pegang gimana?
dan nggak lama, sampai lah di stasiun tujuan.
turun.
dan nggak ada ledakan.
sampe rumah.
ngelempar badan ke sofa bed.
dan masih hidup.

2 Comments:
Lumayan lah buat memacu adrenalin elo...
By
Hendro, at 5:52 AM
I read over your blog, and i found it inquisitive, you may find My Blog interesting. So please Click Here To Read My Blog
http://pennystockinvestment.blogspot.com
By
tandyflynn7396, at 12:04 PM
Post a Comment
<< Home